PAPUA – KORINDO Group tak henti-hentinya terus menggalakkan program-program pemberdayaan bagi masyarakat. Belum lama ini melalui Divisi Perkebunan Kelapa Sawitnya di Papua, KORINDO bersama-sama masyarakat lokal disana memanfaatkan lahan kosong menjadi kebun sayur yang bermanfaat dari sisi ekonomi maupun kesehatan manusia.

Kegiatan perdana ini berlokasi di Kampung Aiwat, Distrik Subur, Kabupaten Boven Digoel, Propinsi Papua pada Jumat (20/4) lalu. Rencananya, kegiatan budidaya tanaman sayur mayur ini akan dilakukan setiap bulannya dengan lokasi yang berbeda-beda.

Acara penanaman perdana dilakukan oleh Mr Yi Jong Myeong, selaku Senior Managing Director KORINDO wilayah Papua. Jenis sayuran yang ditanam adalah seperti jagung, kangkung, cabai, dan lainnya yang dapat dinikmati oleh masyarakat. Lahan yang dipakai untuk budi daya tanaman memiliki luas 10m x 10m dan selanjutnya akan diserahkan dan dikembangkan oleh masyarakat sendiri.

Tujuan dari kegiatan budi daya tanaman ini adalah untuk merangsang dan memotivasi masyarakat agar memiliki keinginan untuk berusaha dengan memanfaatkan lahan seperti pekarangan rumah dan lahan lain milik masyarakat. “Kami berharap agar masyarakat ada kemauan untuk mengolah lahannya sendiri,” ucap Robi Sinai selaku Asisten Manager Humas sekaligus Koordinator Bakti Sosial Budi Daya Tanaman.

Robi menjelaskan, hasil dari penanaman digunakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terlebih dahulu. Jika masyarakat sudah bisa mencukupi kebutuhannya, maka lahan juga bisa dikembangkan untuk usaha dan menambah penghasilan. KORINDO pun akan tetap berkomitmen untuk terus melakukan pemberian bibit kepada masyarakat.

Salah satu penduduk Kampung Aiwat, Paulinus Kanduga mengaku merasa senang atas bantuan bibit dan bantuan pendampingan budi daya tanaman dari KORINDO. Menurutnya, bantuan ini sangat bermanfaat karena masyarakat belum mengetahui cara bercocok tanam sayur-sayuran. Selain bantuan bibit, KORINDO juga memberikan alat- alat bercocok tanam kepada masyarakat berupa cangkul, sekop, dodos, plastik bibit tanaman, dan alat semprot.

Di kesempatan yang sama, Petrus Boryemu selaku pelaksana kegiatan mengungkapkan bahwa program budi daya tanaman tidak hanya berhenti sampai di situ saja. Namun KORINDO akan terus mengontrol perkembangan dan memberikan pendampingan terhadap masyarakat.

Dilakukannya usaha bercocok tanam ini mengingat kondisi Indonesia sebagai negara tropis sangat memungkinkan bagi sayuran untuk tumbuh sepanjang tahun. Fakta ini membuat budi daya tanaman sayuran semakin hari semakin berkembang di Indonesia. Selain kemungkinan tumbuhnya sayuran cukup tinggi di Indonesia, sayuran juga memiliki manfaat dan nilai ekonomis yang tinggi.

Leave a Reply